24 Januari 2011


Aku terpaku dikamar ini. Mataku lekat menatap ponsel kesayanganku.
''sayank, benarkah kau?” tanyaku ketika deringan perlahan menjadi nada2 palink indah sepanjang sepiku.

Aku berusaha menyunggingkan senyuman termanis yang kumiliki untuk menyapamu kembali...
Aku ingin menyambutmu sayank dengan keramahan luar biasa.

...
sepi memecah mimpiku.... tak ada siapapun diseberang sana

0 coment:

Poskan Komentar