Langsung ke konten utama

Postingan

KeMBaLiLah PurNaMaKu.............

''anDai langit tak semendung ini, mungkin kita bisa lebih lama bercinta dibukit ini, menikmati purnama ... merasakan desah nafas yg tertipu dinginnya angin...." Sekarang sendiri....... Aku mengutip sisa kata itu dibukit yang pernah kau puisikan dan warnai dengan pulas hatimu ini dengan wajah tengadah dan kelopak mata yang tak pernah tentram menunggu kau jelajahi dengan sekeping sapa atau senyummu yang menyamai manisnya purnama kala itu aaah......... sejak kepergianmu udara selalu mendingin seperti sorot mata para pemburu, meniadakan apa yang disebut dengan cinta membunuh segala apa yang disebut dengan tawa, dan hanya menyisakan gemetar juga simpul simpul tawar di bibir … sepertinya aku ingin menyedu bergelas gelas tuba untuk meniadakan setengah jiwaku biar kujelmakan setengah sisanya sebagai anak panah, kutancapkan pada akar pohon damar tempat dimana kau dan aku pernah bertemu. kembalilah purnamaku.....

“ kebodohanku malam ini ...........Takkan Menantimu Saat Malam Berganti Pagi…

Pukul setengah 12 malam kosong.......dengan selingan detak jam dinding Mau bagaimana lagi??? kututup mataku.... mencoba menggali kejujuran dibalik bayanganmu yg kini singgah dialam bawah sadarku. Jujur,Aku ingin sekali menuntaskan sisa malam ini bersamanya. Tapi rasanya tidak mungkin. Aku tidak tahu alasan apa yang harus kukatakan pada semua??? Terlalu riskan dan mencurigakan hehehe… Terdengar sebuah lagu Ungu…katanya Kau mimpi-mimpiku…cinta gilaku… hhmmmm,telepon gak yiaaaa? hujan diluar terlalu setia menciptakan kangen yang tak bisa aq bungkam. Hingga detik ini… Ku tak dapat memahami apa sebenarnya yang salah??? Coba sebutkan yang sebenarnya telah terjadi??? Apa rasa yang kita rawat selama ini dengan mudahnya layu??? Entah kemana ya lari sembunyi kemesraan dan cumbu itu? Masih terekam dengan jelas setiap kata.... bualannn.....canda....dan kemarahan2 kecil biasa kt ciptakan. iyahhh......aq dan tentangmu takkan bisa kubuat sempurna tanpa suara...

rasa ini......rasa yang bisa aku cipta dengan semampuku mencintaimu

aq sayank kamu.... bukan karna sebuah rasa yang mengebu-gebu, dan menggubrakk seluruh isi dalam kepalaku. rasa yang ku tak tau berawal dimana..... sejak ku menemukanmu, membuang selisih jarak n waktu dimana kita bercinta dalam mimpi, rasa yang sebenarnya tak ku mengerti kan berakhir dimana,dan semakin lama memenjarakanku dalam kerinduan..... rasa ini......rasa yang bisa aku cipta dengan semampuku mencintaimu,,

Bagaimana rasanya?.......

pernahkah kau merasakan, lelaki yang kau cintai suatu hari munghubungimu, dan mengatakan bahwa dirinya sedang menjalin hubungan dengan seseorang, dan seseorang itu bukanlah kamu… pernahkah kau merasakan, lelaki yang pernah dan masih kau cintai, tiba-tiba menikah dengan seseorang, dan seseorang itu bukanlah kamu… pernahkah kau merasakan, lelaki yang kau cintai ternyata tlah bercinta dengan seseorang, dan seseorang itu bukanlah kamu… bagaimana perasaanmu yang pernah merasakannya ? sakitkah?? sakitkah?? atau sakitkah?? katakanlah padaku… karena…. aku pernah merasakan itu semua, tapi aku tak tahu bagaimana rasanya… aku tlah mati rasa…

aq mulai membenci hari ini....dan mungkin jg esok

ada apa denganku.....? fikiranq penuh dengan amarah aq mulai membenci hari ini....dan mungkin jg esok sudah q coba....bahkan tak ingin q biarkan rasanya begini biarlah....biarlah malam ini menemaniku di kamar gelap ini sebuah lilin kecil mencoba setia untukku kamar ini seolah menyembunyikanku dari mereka yg sampai saat ini tak bisa mengerti.... aq masih benci saat ini....dan mungkin jg besok inginq padam bersama lilin kecil ini dikala pagi tiba meninggalkan semua pikiran kosong yg tak bisa memberiku pilihan aq masih benci saat ini.... bahkan semakin tak bisa meredakan tangisq..... iyah....aq menangisi sesuatu yg tak bisa ku benci mereka....karena mereka kelurgaku.

aq cm bs bilang,milikilah jika dia masih milikmu & berhentilah mengajariku tentang harga diri.

aaarhhh.......... aq benci kemarin berkaca dgn suatu yg tak penting. dia siapa n aq siapa...... harusnya kemarin tak perna ada. dan tak perlu kau menyapaku. kenapa...n kenapa??? aaarhhh......... aq benci kemarin membuang energi untuk alasan yg tak penting. aku bukan kau n kau bukan aku lalu kenapa mengguruiku dengan kesombonganmu. kemarinnn....yah aq msh benci hari itu. hari dmna aq bs melihat segala kemunafikanmu. hari dmna aq tw kw begitu menginginkannya dgn perasaan menggebu2 hari yg tepat bagimu menjatuhkan semua angkuh yg kau pendam saat kau tak bisa menemukannya........ hahhh......aq cm bs bilang milikilah jika dia masih milikmu. dan berhentilah mengajariku tentang harga diri.

ayolah....kekasih gelapku berikan senyuman paling hangat untuknya malam ini.

bagaimana kabarmu malam ini?..... binarmu berbeda tak seperti purnama biasanya. Benarkah ini engkau Bulan yang kukenal, Biasanya engkau tidak seindah ini dan siapakah dia yang datang bersamamu? Aku belum pernah melihatnya. Bintang kuning yang terang, dan bintang putih yang jauh lebih terang lagi! Pertanda apakah ini? apa kau sudah tau tentang kerisauan ini, kemudian datang menyapaku! cahayaku....lihatlah kecemasan di mataku..... ketakutanq dan keyakinanq mencintainya, mereka sering datang dan mengundang gerimis di hatiq. bulan,,,,,kau tersenyum lagi, menggantikan senyumku yg hilang sejak gerimis malam tadi... bisakah kutitipkan rindu untuknya bersma sebuah senyuman.... bisikku merayu... ayolah....kekasih gelapku berikan senyuman paling hangat untuknya malam ini.